SMK NU Tunas Bangsa Bringin
SHARE :

PELAJAR INDONESIA MAKIN CAKAP DIGITAL

14
09/2021
Kategori : Wacana
Komentar : 0 komentar
Author : SMK NU Tunas Bangsa


PELAJAR INDONESIA MAKIN CAKAP DIGITAL

Kemajuan ilmu dan teknologi di era millenium saat ini memberi dampak berubahnya pola kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut dapat terlihat dalam segala hal mulai dari cara berpakaian, jenis konsumsi makanan, pola pikir, bahkan hingga gaya hidup. Hal ini bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari baik itu  guru, siswa, orang tua, maupun masyarakat umum. Mau tidak mau, suka tidak suka kita  dipaksa harus  mengikuti perubahan tersebut. Kalau kita tidak mau mengikuti perubahan zaman maka julukan gaptek ( gagap teknologi) pasti akan disematkan pada diri kita. Dan pasti kita akan kesusulitan untuk mengikuti perkembangan zaman yang terus berjalan.

Kehadiran media digital di masa ini telah memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai informasi dengan cepat dari berbagai penjuru dunia. Tak hanya memberikan informasi dengan cepat, media digital dalam perkembangannya memberikan banyak manfaat seperti mempermudah interaksi antar masyarakat (berkomunikasi), dan menjalankan usaha. Namun, di balik semua itu, cepatnya informasi yang tersebar dan diterima masyarakat tanpa dipilih terlebih dahulu bisa berpotensi tersebarnya hoaks. Hal ini kerap terjadi di antara masyarakat, namun tentu saja hal itu merupakan kesalahan yang harus diedukasi sehigga berita hoaks tidak menyebar.

Munculnya pandemi Pandemi Covid-19 telah memberikan banyak dampak bagi kehidupan masyarakat dalam menjalani kegiatannya sehari-hari. Mewabahnya virus Covid-19 telah mengubah pola hidup masyarakat yang mengharuskan mereka untuk menerapkan protokol yang ketat ketika berada di luar rumah dan membatasi kontak fisik dengan orang lain. Perubahan pola hidup ini juga berdampak pada anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Terutama anak-anak yang masih berstatus pelajar sekolah. Di era sekarang ini anak-anak hampir tak pernah lepas dari yang namanya gadget atau smartphon. Entah itu sekedar untuk bersosial media, bermain game, maupun untuk belajar. Namun fakta di lapangan anak-anak yang berstatus pelajar sekolah justru lebih tertarik menggunakan gadget untuk bermain game, baik itu game ofline maupun online dari pada untuk belajar. Hal ini dapat terpantau dari story atau status Whats App di Smartphone anak-anak, dan juga masukan dari orang tua siswa lewat secara langsung kepada guru.

Pada masa pandemi Covid-19, setiap individu perlu menguasai bahwa literasi digital merupakan kecakapan penting yang dibutuhkan untuk beradaptasi di zaman yang serba modern ini serta untuk mengantisipasi penyebaran informasi negatif di masa pandemi ini. Literasi digital sama pentingnya dengan membaca, menulis dan pembelajaran ilmu lainnya. Setiap orang hendaknya dapat bertanggung jawab terhadap bagaimana menggunakan teknologi untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Literasi digital secara sederhana diartikan sebagai kecakapan memahami dan menggunakan informasi dari berbagai tipe format sumber-sumber informasi yang lebih luas, dan mampu ditampilkan melalui perangkat komputer. Kemampuan literasi digital menjadikan seseorang mampu mentranformasikan kegiatan melalui penggunaan perangkat teknologi digital. Literasi digital sama pentingnya dengan membaca, menulis, berhitung, dan disiplin ilmu lainnya.

Di masa sekarang ini, penting bagi masyarakat untuk memiliki kecakapan literasi digital. Terlebih, di masa pandemi ini, hampir semua kegitan dialihkan secara daring. Otomotis, hampir semua kalangan masyarakat menggunakan media digital untuk melanjutkan kehidupan. Tak terkecuali di bidang pendidikan, ekonomi, dan lainnya. Sayangnya, internet semakin dipenuhi konten berbau berita bohong, ujaran kebencian, dan radikalisme, bahkan praktik-praktik penipuan. Keberadaan konten negatif yang merusak stigma dunia maya saat ini hanya bisa ditangkal dengan membangun kesadaran dari tiap-tiap individu.

Dengan memiliki kecakapan literasi digital, masyarakat dapat memproses berbagai informasi, memahami pesan, dan berkomunikasi efektif dengan orang lain dalam berbagai bentuk. Dalam hal ini, bentuk yang dimaksud menciptakan, mengkomunikasikan, mengkolaborasi dan bagaimana teknologi harus digunakan agar efektif untuk mencapai tujuan. Termasuk juga kesadaran dan berpikir kritis ketika dalam penggunaan teknologi dalam sehari-hari.

Pada masa pandemi Covid-19, setiap individu perlu memahami bahwa literasi digital merupakan hal penting yang dibutuhkan untuk dapat berpartisipasi di dunia modern dan mengantisipasi penyebaran informasi negatif pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Diadakannya gerakan literasi digital ini dianggap penting karena berperan dalam menghadapi berita hoaks. Literasi digital menciptakan tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis maupun kreatif. Mereka tidak akan mudah termakan oleh isu yang provokatif, menjadi korban informasi hoaks, atau korban penipuan yang berbasis digital. Dengan demikian, kehidupan sosial dan budaya masyarakat pada masa pandemi Covid-19 akan cenderung aman dan kondusif.

Gerakan literasi digital akan menciptakan pola pikir kreatif dan kristis dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dengan adanya gerakan literasi digital akan membantu masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan mendapatkan bahan bacaan yang berkualitas dalam mengisi waktu di tengah pandemi Covid-19.

Berita Lainnya

25
09/2021
22
09/2021
15
09/2021
14
09/2021
PELAJAR INDONESIA MAKIN CAKAP DIGITAL
Author : SMK NU Tunas Bangsa
13
09/2021
KENAPA SISWA SMK PERLU PRAKERIN/MAGANG?
Author : SMK NU Tunas Bangsa


Tinggalkan Komentar