SMK NU Tunas Bangsa Bringin
SHARE :

MAKNA KEMERDEKAAN DI ERA GENERASI MILENIAL

17
08/2021
Kategori : Wacana
Komentar : 0 komentar
Author : SMK NU Tunas Bangsa


MAKNA KEMERDEKAAN DI ERA GENERASI MILENIAL

 

Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Saat itu bangsa Indonesia menyatakan diri sebagai bangsa yang merdeka, merdeka dari penjajahan atas bangsa lain ditandai dengan dibacakannya naskah proklamasi kemerdekaan. Naskah tersebut dibacakan oleh Ir. Soekarno dan didampingi Drs. Mohammad Hatta bertempat di Jalan Pengangsaan Timur No 56, Jakarta Pusat. Tahun ini kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76.

76 tahun yang lalu bangsa Indonesia benar–benar merasakan kemerdekaan, terbebas dari belenggu penjajah. Walaupun setelahnya masih saja ada tantangan, ancaman, dan gangguan baik dari bangsa asing maupun dari bangsa sendiri.

Tantangan, ancaman, dan gangguan itu yang menempa kita menjadi bangsa yang besar dan kuat seperti saat ini. Sejarah perjuangan para pendahulu kita telah membuktikan kebesaran bangsa ini.

Sebagai generasi milenial, generasi penerus bangsa apa yang bisa kita lakukan? Apa yang bisa kita lakukan untuk melanjutkan perjuangan mereka? 20 – 30 tahun yang akan datang, nasib bangsa ini ada di tangan kalian para generasi milenial. Untuk dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu kita, kita harus menjadi manusia yang merdeka, anak – anak yang merdeka.

Maka pertanyaannya adalah, Sudahkah kita menjadi anak – anak yang merdeka?

Ketika kalian belajar saja masih harus disuruh–suruh, masih harus diawasi. Ketika menggunakan gadget hanya untuk main game. Ketika berlaku tertib hanya karena takut kena sanksi atau hukuman. Ketika menurut pada orang tua, pada guru karena takut dimarahi. Ketika waktu sehari kalian habis hanya untuk kegiatan tidak berfaedah. Apakah itu yang disebut dengan merdeka?

Merdeka berarti terbebas dari paksaan ataupun tekanan. Merdeka berarti kita melakukan segala sesuatu dengan penuh kesadaran. Jadi kalian harus menanamkan dalam diri kalian ketika melaksanakan suatu kegiatan atau mematuhi peraturan dengan penuh kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Misal, Saya belajar karena saya ingin cerdas, saya sadar bahwa kecerdasan merupakan bekal untuk hidup saya kelak. Saya menggunakan gadget karena saya memerlukannya bukan sekedar ketagihan main game. Saya berlaku tertib karena saya harus disiplin, saya sadar bahwa harus hidup saling menghargai satu sama lain. Saya nurut pada orang tua, nurut pada guru karena saya sadar bahwa itu baik untuk kehidupan saya kelak. RA Kartini pernah berkata “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu.Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.” Jadilah generasi milenial yang dapat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat, generasi milenial yang kreatif dan inovatif, mempunyai visi masa depan yang realisits, berani membuka pikiran untuk wawasan baru. Tunjukkan sensitivitas dan kepedulian pada inovasi yang ada. Buka pikiran untuk selalu peduli dengan apa yang terjadi di sekelilingmu, mulai dari masalah ekonomi, politik, sosial dan budaya. Jangan pula menelan informasi yang ada secara mentah, tanamkan kemampuan untuk berpikir kritis agar bisa memilah mana yang hoax dan fakta. Sekarang ini kewajiban kalian sebagai anak bangsa adalah mengisi kemerdekaan itu, dengan mengharumkan NKRI, Merdeka!!!!

Berita Lainnya

25
09/2021
22
09/2021
15
09/2021
14
09/2021
PELAJAR INDONESIA MAKIN CAKAP DIGITAL
Author : SMK NU Tunas Bangsa
13
09/2021
KENAPA SISWA SMK PERLU PRAKERIN/MAGANG?
Author : SMK NU Tunas Bangsa


Tinggalkan Komentar