SMK NU Tunas Bangsa Bringin
SHARE :

Guideline Pencegahan Penyakit Jantung dari WHO

12
02/2021
Kategori : Kesehatan
Komentar : 0 komentar
Author : SMK NU Tunas Bangsa


Guideline Pencegahan Penyakit Jantung dari WHO

Bila mendengar kata Penyakit Jantung, maka pikiran kita langsung tertuju pada penyakit orang berusia tua. Padahal hal itu tidak sepenuhnya benar. Sekarang penyakit jantung tidak hanya terjadi pada orang berusia tua atau lanjut namun juga banyak menyerang usia-usia produktif yaitu usia 30-50 tahun.

Tahukah anda bahwa proses atherosklerosis (penebalan pembuluh darah) yang menjadi penyebab penyakit jantung dimulai ketika usia 10 tahun bila menjalani pola hidup yang tidak sehat?

Penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia yang diikuti oleh pwnyakit kanker pada urutan kedua. Oleh sebab itu WHO (World Health Organization) mengeluarkan guideline Pencegahan Penyakit Jantung (Prevention of Cardiovascular Disease) pada tahun 2007. Dalam guideline yang terdiri dari 92 halaman ini, WHO memberikan panduan pencegahan penyakit jantung dengan Modifikasi Pola Hidup.

  1. Merokok, Menurut Cohort Studies bahwa berhenti merokok akan menurunkan mortalitas (kematian) akibat penyakit jantung.
  2. Diet. Mengatur pola makan sedini mungkin dengan makanan yang tidak mengandung lemak jenuh, rendah kolesterol dan garam,banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Ikan yang banyak mengandung omega 3 sangat signifikan menurunkan morbiditas (angka kejadian) dan mortalitas (kematian) akibat penyakit jantung.
  3. Aktifitas Fisik ( physical Activity)
    Aktifitas fisik akan memberbaiki fungsi otot jantung (Endhothelial Function), memperbaiki tekanan darah, memperbaiki profil lipid dan sensitifitas insulin. Selain itu juga akan mengurangi bobot badan dan mengontrol glukosa.
  4. Mengontrol Bobot Badan
    Over weight (kelebihan bobot badan) dan Obesitas (kegemukan) akan meningkatkan resiko penyakit jantung, sehingga bobot badan harus selalu dikontrol dalam batas normal.
  5. Alkohol
    Meta Analysis dari 28 Cohort Studies menunjukkan bahwa semakin rendah konsumsi alkohol maka resiko terkena CHD (coronary heart disease) juga semakin rendah.

Menerapkan pola hidup sehat ini harus dilakukan sedini mungkin dan kontinue sehingga menjadi kebiasaan hidup agar terhindar penyakit jantung dalam jangka panjang.

– Nafiatin Nazilah, S.Pt Kepala Sekolah SMK NU Tunas Bangsa

Berita Lainnya

3
06/2021
2
06/2021
In House Training Penyusunan E-KTSP 2021/2022
Author : SMK NU Tunas Bangsa
10
05/2021
{PENTING} Surat Persetujuan Tatap Muka
Author : SMK NU Tunas Bangsa
10
05/2021
11
04/2021
10
04/2021


Tinggalkan Komentar